Kamis, 04 Oktober 2012

Selamat Pagi, Jumat

Selamat pagi, Jumat..
setelah malammu yang terguyur hujan, berjuta tunas bersiap tumbuh. Mereka akn meretas jalan yang saling berpilin, mungkin. Terkait satu sama lain, terhubung.

Dan hatiku juga basah, Jumat. Sempat mengeluh, tapi kemudian menyesal sangat. Pada Tuhan pun, sungguh kita tak pantas mengeluh, bukan? Karena dunia ini bukan hanya sebagai tempat sebab akibat. Ada sesuatu yang mutlak, tak bisa di tolak. Sekeras apapun kita berupaya. Mengeluhkannya, sama artinya mengeluh akan ketentuan Tuhan.

Maka,mari nyalakan lentera itu, Jumat.. Agar kita tak lagi gelap.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar